Get me outta here!

Sabtu, 12 Oktober 2013

Saya bergabung dg FLP (Forum Lingkar Pena) Depok

Apa yang akan kamu lakukan jika jadi saya?
Di usia yang super produktif ini, sudah lulus kuliah, sudah bekerja, belum menikah, apa yang akan kamu lakukan jika jadi saya untuk mengisi waktu luangmu?

Saya menargetkan diri sendiri untuk terus meningkatkan kualitas diri. Mengaktualisasi diri, menggunakan waktu yang saya punya untuk hal-hal bermanfaat, bertemu dengan banyak orang baru, dan yang terpenting lainnya: mengeksplorasi diri, mengenal diri lebih baik lagi.

Dalam masa sejak kelulusan, saya berusaha merenungi kembali apa yang benar-benar saya inginkan dalam hidup. Bukan hal gampang. Karena saya harus benar-benar jujur pada diri sendiri, dan komit untuk memenuhinya, untuk diri, untuk pencapaian diri.

Dan salah satunya adalah: saya ingin menjadi seorang penulis yang menginspirasi orang banyak!

(gambar diambil dari http://www.eynjuls.com/harsha/index.php/being-immortal)

Menjadi mata, pendengaran dan rasa bagi mereka yang belum pernah menyentuh dunia yang saya sentuh, melalui tulisan. Menginspirasi orang banyak untuk berbuat hal-hal hebat, melakukan hal-hal baik. #hasek.

Untuk jadi penulis yang menginspirasi tentu kita harus jadi pribadi yang inspiring, dan dengan menulis hal-hal yang menginspirasi maka kita akan terpacu untuk menjadi orang yang inspiring. Semacam siklus yang tarik menarik, sebab akibat yang berputar dalam satu poros. Ini jadi semacam metode untuk pengaktualisasian diri sekaligus menghasilkan suatu produk. Haha. Analisis yang agak kompleks.

Nah, menulis itu sederhana sebenarnya. Tinggal tekan tuts-tuts keyboard. Susun huruf-huruf menjadi kata, kata menjadi kalimat lalu menjelma menjadi alunan cerita.

Tapi tantangannya adalah menumbuhkan semangat untuk memulai menulis. Ketika pun sudah mulai menulis, tantangan berikutnya terletak pada proses mempertahankan semangat untuk menyempurnakan tulisan. Belum selesai disitu, musti berpikir ekstra keras lagi untuk mempercantik tulisan disisi kiri dan kanan agar menarik untuk dibaca. Dan poin utama: harus menginspirasi!

Saya tau tidaklah mudah. Sungguh untuk hal-hal hebat tidak akan pernah mudah untuk digapai. Ibaratkan untuk mendapatkan pemandangan puncak Gunung Gede yang diselimuti oleh lautan awan, perjuangan berupa medan pendakian berupa bebatuan serta rimbanya hutan harus dilalui. Tapi bukankah disitu nilai berharganya.

Dan, disinilah muncul ide untuk bergabung dengan FLP Depok, mencari komunitas menulis tempat berkumpulnya orang-orang dengan tujuan yang sama. Tempat berkumpulnya orang-orang yang punya semangat tinggi untuk menulis.

(gambar diambil dari http://sosbud.kompasiana.com/2014/03/24/inilah-mars-dan-jingle-flp-643894.html)

Jadi ingat dengan pepatah yg berkata:
berkawan dengan penjual parfum, maka kita akan tertular wanginya

Nah, pikir saya, samalah dengan hal ini. Berkumpul dengan orang-orang yang punya semangat tinggi akan memotivasi kita untuk ikut menulis. Mereka dapat memberikan kritikan serta masukan terhadap tulisan kita sehingga produk tulisan yang dihasilkan semakin berkualitas.

Baiklah, jadi begini analisis kesimpulannya:

Mengikuti komunitas menulis > termotivasi oleh teman-teman yang giat menulis > Mulai menulis > Mendapatkan kritik dan masukan terhadap tulisan > Tulisan semakin terasah > Produktivitas menulis meningkat > Menghasilkan tulisan yang menginspirasi dan berkualitas > Menginspirasi orang banyak > Termotivasi untuk menjadi orang yang inspiring > Target kebermanfaatan diri bagi ummat tercapai dan target peningkatan kualitas diri tercapai.

Haha, demikian saya dan pikiran saya seputar motivasi bergabung dengan FLP. Semoga Allah ridho...
Ruang biru,
11 Oktober 2013
Fidya

0 komentar:

Posting Komentar